Lombok Barat – Forum Media Lombok Barat (FORMAL) resmi terbentuk sebagai wadah berhimpunnya para jurnalis di Kabupaten Lombok Barat. Organisasi ini lahir dari tekad bersama serta visi dan misi para jurnalis Lombok Barat bersama sejumlah tokoh media di Nusa Tenggara Barat untuk mendorong kemajuan daerah agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Ketua FORMAL, Muhammad Hamdani, mengatakan kehadiran forum tersebut merupakan bentuk komitmen insan pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan sekaligus mengawal berbagai kebijakan dan program pembangunan agar tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.
"Forum Media Lombok Barat terbentuk atas dasar tekad dan visi bersama para jurnalis serta tokoh media NTB yang berharap Lombok Barat semakin maju dan mampu bersaing di tingkat NTB maupun nasional. Jurnalis merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki fungsi kontrol terhadap sistem pemerintahan dan mengawal program-program pemerintah," ujar Hamdani di sela-sela liputan bersama rekan-rekan jurnalis Lombok Barat.
Ia menegaskan, insan pers akan selalu hadir ketika menemukan adanya ketimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sebaliknya, media juga berkewajiban memberikan dukungan melalui pemberitaan yang objektif terhadap program-program pemerintah yang benar-benar berpihak kepada rakyat.
"Jurnalis akan hadir ketika terjadi ketimpangan, dan akan menjadi pengawal ketika program pemerintah benar-benar pro terhadap rakyat," tegasnya.
Sementara itu, Pembina FORMAL Lombok Barat, Aminuddin, mengatakan forum ini dibentuk atas dasar kepedulian terhadap kemajuan Kabupaten Lombok Barat serta untuk memperkuat peran media sebagai mitra pembangunan.
Ia menilai, selama kurang lebih satu tahun lima bulan masa pemerintahan Bupati Lombok Barat nonaktif, H. Lalu Ahmad Zaini, komunikasi dan keterbukaan informasi antara pemerintah daerah dengan sebagian jurnalis di Lombok Barat belum berjalan secara optimal.
"Jurnalis dan pemerintah merupakan mitra yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, komunikasi yang terbuka sangat penting agar informasi pembangunan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat," ujarnya.
Aminuddin berharap ke depan, di bawah kepemimpinan Hj. Nurul Adha (UNA) sebagai Pelaksana Tugas Bupati Lombok Barat, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan insan pers dapat terjalin lebih baik.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan media akan memberikan dampak positif terhadap penyebaran informasi publik, peningkatan transparansi pemerintahan, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.
"Harapan kami, ke depan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan para jurnalis semakin baik. Pers adalah mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional," pungkasnya.(red)

Social Footer