Lombok Barat – Komitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keislaman terus diwujudkan oleh Sekolah Dasar Islam Terpadu Insan Taqwa Banyumulek. Berlokasi di Kecamatan Kediri, Lombok Barat, sekolah ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan lembaga pendidikan dasar yang mampu membentuk generasi cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Kepala sekolah, Linda Haspiana, S.Pd.Gr., menegaskan bahwa SDIT Insan Taqwa tidak hanya berfokus pada capaian akademik semata, melainkan juga pada pembentukan karakter dan penguatan pondasi keagamaan sejak dini.
“SDIT Insan Taqwa Banyumulek hadir untuk mencerdaskan anak bangsa, khususnya di bidang agama, tanpa mengesampingkan kemampuan akademik dan keterampilan lainnya. Kami ingin membentuk generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah,” ungkapnya.
Program Unggulan Berbasis Nilai Qur’ani
Sebagai sekolah berbasis Islam terpadu, SDIT Insan Taqwa memiliki sejumlah program unggulan yang menjadi daya tarik utama bagi orang tua.
Program Tahsin dan Tahfizd Al-Qur’an menjadi salah satu pilar utama pembelajaran. Melalui program ini, siswa dibimbing untuk membaca Al-Qur’an dengan tartil dan tajwid yang benar sekaligus menghafalkannya secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing. Pendampingan dilakukan secara intensif oleh tenaga pendidik yang kompeten di bidangnya.
Selain itu, pembelajaran Hadis Pilihan dan Arba’in turut diperkenalkan sejak dini. Siswa tidak hanya menghafal hadis, tetapi juga memahami maknanya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, nilai-nilai akhlak dan adab ditanamkan secara sistematis dan berkelanjutan.
Penguatan Bahasa Asing Sejak Dini
Di era globalisasi, kemampuan berbahasa asing menjadi kebutuhan penting. Menyadari hal tersebut, SDIT Insan Taqwa menghadirkan program Bilingual (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris) dalam kegiatan pembelajaran.
Bahasa Arab diajarkan untuk memperkuat pemahaman terhadap Al-Qur’an dan literatur keislaman, sementara Bahasa Inggris dipersiapkan sebagai bekal siswa dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global.
“Anak-anak kami biasakan untuk berinteraksi menggunakan dua bahasa ini dalam konteks pembelajaran sehari-hari, sehingga mereka terbiasa dan percaya diri,” jelas Linda.
Pengembangan Karakter dan Keterampilan
Tak hanya unggul dalam aspek religius dan akademik, SDIT Insan Taqwa juga memberikan ruang bagi pengembangan karakter dan minat bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan Pramuka menjadi sarana pembentukan disiplin, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan. Melalui aktivitas di alam terbuka dan berbagai latihan keterampilan, siswa dibina menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri.
Sementara itu, ekstrakurikuler pencak silat tidak hanya melatih ketahanan fisik, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, keberanian, serta pengendalian diri. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya melestarikan budaya bangsa di kalangan generasi muda.
Sinergi Sekolah dan Orang Tua
SDIT Insan Taqwa Banyumulek juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik anak. Komunikasi intensif dan keterlibatan wali murid dalam berbagai kegiatan sekolah menjadi bagian dari sistem pendidikan yang diterapkan.
Menurut Linda Haspiana, keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh sekolah semata. “Kami percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika sekolah dan orang tua berjalan seiring, insyaAllah hasilnya akan maksimal,” tuturnya.
Dengan berbagai program unggulan dan komitmen kuat dalam membangun generasi Qur’ani yang berprestasi, SDIT Insan Taqwa Banyumulek Kediri Lombok Barat terus berbenah dan berinovasi. Kehadirannya diharapkan menjadi bagian dari solusi pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga menanamkan nilai-nilai iman dan akhlak sebagai fondasi kehidupan.(red)

Social Footer