Reset, Restart, Refocus: Rejuvenasi KNPI NTB
Oleh: Daud Gerung
Ketua DPD KNPI NTB
KNPI Nusa Tenggara Barat berada pada satu persimpangan penting sejarah organisasi. Di tengah perubahan sosial, dinamika politik, serta tantangan global yang semakin kompleks, KNPI tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Dibutuhkan keberanian kolektif untuk melakukan Reset, Restart, dan Refocus sebagai langkah strategis menuju Rejuvenasi KNPI NTB.
Reset dimaknai sebagai keberanian untuk bercermin dan melakukan evaluasi menyeluruh. KNPI harus jujur mengakui bahwa tantangan kepemudaan hari ini jauh lebih dinamis dibanding masa lalu. Pemuda NTB menghadapi persoalan pengangguran, akses pendidikan, ekonomi kreatif, hingga tantangan digitalisasi. Reset berarti membersihkan sekat-sekat internal, ego sektoral, serta praktik-praktik lama yang tidak lagi relevan. KNPI harus kembali ke khittah sebagai rumah besar pemuda yang inklusif, independen, dan progresif.
Setelah reset, langkah berikutnya adalah Restart. Restart bukan sekadar melanjutkan rutinitas organisasi, tetapi menyalakan kembali semangat perjuangan pemuda. KNPI NTB harus bangkit dengan energi baru, ide-ide segar, serta kepemimpinan yang adaptif. Penguatan kapasitas kader, digitalisasi organisasi, dan pengelolaan program berbasis kebutuhan riil pemuda menjadi keniscayaan. Restart juga berarti membuka ruang kolaborasi yang luas dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas pemuda akar rumput.
Namun reset dan restart tidak akan bermakna tanpa Refocus. KNPI NTB harus menentukan fokus gerakan yang jelas dan terukur. Isu-isu strategis seperti pengembangan kewirausahaan pemuda, peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan pemuda desa, serta penguatan peran pemuda dalam mengawal visi pembangunan daerah “NTB Makmur Mendunia” harus menjadi agenda utama. KNPI tidak boleh terjebak dalam politik praktis yang sempit, tetapi hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial bagi daerah.
Rejuvenasi KNPI NTB sejatinya adalah upaya mempersiapkan generasi muda sebagai aktor perubahan, bukan sekadar penonton. KNPI harus menjadi laboratorium kepemimpinan, ruang dialektika gagasan, dan pusat lahirnya solusi bagi persoalan masyarakat. Pemuda NTB memiliki potensi besar—baik dari sisi budaya, kreativitas, maupun daya juang. Tugas KNPI adalah mengonsolidasikan potensi itu agar berdampak nyata.
Akhirnya, Reset, Restart, dan Refocus bukan slogan kosong, melainkan komitmen gerakan. Dengan semangat rejuvenasi, KNPI NTB diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan mengembalikan marwah organisasi sebagai garda terdepan perjuangan pemuda. Saatnya KNPI NTB bangkit, bersatu, dan bergerak untuk masa depan pemuda dan Nusa Tenggara Barat yang lebih maju.

Social Footer